Showing posts with label Cerita Mitos. Show all posts
Showing posts with label Cerita Mitos. Show all posts

Sejarah Mitos Tentang Hantu Kuntilanak

11:51:00 AM Add Comment
Dunia per-film-an Indonesia akhir-akhir ini terus dibanjiri oleh film-film horor yang bercampur dengan cerita dan penampilan-penampilan cabul. Meskipun sejarah telah membuktikan bahwa jatuhnya perfilman Indonesia dahulu adalah diakibatkan oleh maraknya film serupa itu, dan sepertinya persoalan itu semua tidak cukup untuk jadi sebuah pelajaran sineas muda Indonesia sekarang.

Film Horor Indoneisa sendiri sangat minim kreatifitasnya. Cerita-cerita yang diangkatnya, dari dulu hingga sekarang, tidak lepas dari yang namanya pocong, kuntilanak, Nyi Blorong, dan kisah-kisah lain yang serupa.  Alasan klasik yang selalu diulang-ulang dalam menjawab tuduhan kekurang-kreatifan itu biasanya didasarkan pada kebanggaan mereka atas anggapan bahwa kisah-kisah horor yang diangkat dalam tema filmnya itu adalah ciri khas kebudayaan Indonesia.

Padahal jika kita menelusuri sejarah mitos-mitos yang ada dan berkembang di masyarakat Indonesia, semuanya itu tidak lebih dari sebuah pengembangan pantasi dari pantasi-pantasi yang sudah ada sebelumnya juga berasal dari bangsa orang.

Kisah mitos kuntilanak misalnya. Mitos ini pada hakikatnya bersumber dari  bangsa China yang berkeyakinan bahwa roh Poyang dan Moyang mereka memiliki kekuatan besar dan masih berkeliaran di sekitar mereka. Kuntilanak dikenal oleh bangsa China dengan nama Puntianak. Yakni kepercayaan yang menyebutkan bahwa Seorang wanita yang meninggal ketika melahirkan, dengan kondisi punggung yang berlubang. Dalam dongengnya itu diceritakan bahwa jika lubangnya itu dipaku, maka Puntianak itu akan kembali menjelma sebagai manusia yang punya pantangan selama hidupnya untuk menaiki anak tangga, memanggil anak ayam, dan melihat darah orang yang melahirkan.

Mitos semacam ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu tidak ada celah bagi ummat Islam untuk meyakininya begitu pula sekedar mempercayai atau menakutinya. semua orang yang sudah meninggal dunia, semua ruhnya Allah diamkan di alam yang bernama alam barzah, tempat dimana tidak ada satupun yang bisa keluar dari alam tersebut tanpa terkecuali orang yang semasa hidupnya jahat ataupun baik.  

Sejarah Mitos Jelangkung

11:48:00 AM Add Comment

Mitos tentang Jelangkung kuat dugaan berasal dari sebuah kepercayaan bangsa China terhadap adanya kekuatan roh Poyang dan Moyang (bandingkan dengan sebutan: Nenek Moyang) yaitu 'Cay Lan Kung' dan 'Cay Lan Tse'. Sementara Untuk persoalan kepercayaan serupa itu, di Jawa dikenal istilah Ni Towong. Hal ini bisa dipandang sama disebabkan oleh kisah mitos dan kepercayaan yang menyelimuti keduanya tidak ada perbedaan.

'Cay Lan Kung' atau yang kita kenal sekarang dengan nama Jelangkung, di tempat asalanya (China) adalah sebuah ritual memanggil roh Poyang dan Moyang yang dipercaya berperan sebagai pelindung anak-anak. Roh Poyang dan Moyang itu dipanggil agar masuk ke sebuah boneka kayu yang tangannya dapat digerakkan. Pada ujung tangan boneka tersebut diikatkan sebuah alat tulis. Boneka kayu itu juga dihiasi dengan pakaian manusia, dikalungi kunci dan dihadapkan ke sebuah papan tulis. Apabila pada saat si boneka tersebut menjadi berat, yang menurut mereka menjadi pertanda bahwa boneka itu telah dirasuki roh, dan bergerak mengangguk sebagai pertanda setuju setelah ditanyakan siap tidaknya untuk ditanyai, jawaban-jawaban dari semua pertanyaan yang diajukan akan dituliskan oleh si roh yang merasuki boneka tersebut pada papan tulis yang disediakan. 

Dengan latar belakang kepercayaan yang sama, di Jawa, ritual Ni Towoh adalah ritual pemanggilan roh serupa ritual Cay Lan Kung tadi. Sementara media yang digunakan untuk menampung roh yang dipanggilnya adalah lewat gayung-sibur penyauk air yang diiringi dengan nyalaan perapian. Sementara itu, kita mengenal bahwa pada jaman dulu gayung-sibur itu terbuat dari tempurung kelapa yang digagangi kayu. Dan itulah sebabnya kenapa pada perkembangan mitos Cay Lan Kung di Indonesia sekarang lebih dikenal dengan ritual pemanggilan roh lewat boneka berkepala tempurung kelapa yang didandani pakaian.

Meskipun upacara jelangkung ini sudah dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia dari sebelum diangkat sebagai cerita film, namun kepercayaan yang ada di masyarakat dulu tidak begitu besar pengaruhnya bagi keimanan seseorang dibanding paska ritual itu dijadikan tema film. Oleh sebab itu ummat Islam patut hati-hati dan berusaha untuk kembali mengkoreksi keimanannya kembali agar tidak terjerumus pada keimanan yang menyalahi ajaran Islam.

 Dalam ajaran Islam, Ruh seseorang yang sudah meninggal tidak bisa bepergian keluar dari tempat yang disediakan (yakni alam barzah), apalagi sampai masuk pada tubuh manusia atau makhluk lainnya.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam surat al-Mu'minun ayat 99-100 :

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah Aku (ke dunia)Agar Aku berbuat amal yang saleh terhadap yang Telah Aku tinggalkan. sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. dan di hadapan mereka ada dinding (pemisah) sampai hari mereka dibangkitkan" 

 Alam barzah atau alam kubur adalah alam tempat seluruh ruh manusia yang sudah meninggal dikumpulkan hingga datangnya hari pembalasan (yaumul qiyamah). Semua ruh yang ada di sana tidak ada satupun yang bisa lari atau keluar untuk kembali ke alam dunia. Terkait hal ini Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam surat Az-Zumar ayat 42 :

"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka dia tahanlah jiwa (orang) yang Telah dia tetapkan kematiannya dan dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir".

Untuk itu, mempercayai kebenaran adanya mitos-mitos mengenai ruh yang sudah meninggal bisa dipanggil dan diajak interaksi komunikasi adalah kepercayaan takhayyul yang terancam dosa musyrik. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa menjaga dan menyelamatkan iman kita semua.
Wallahu A'lam

Legenda Pesut Mahakam Bukan Hanya Mitos Belaka?

10:24:00 PM Add Comment
Ikan pesut berbeda dengan ikan lumba-lumba atau paus yang berhabitat di laut. Pesut yang dalam bahasa Latin Orcaella brevitostris berhabitat di sungai, khususnya di kawasan tropis. Indonesia, tepatnya Kalimantan Timur juga ada pesut. Asal-usulnya dikenal dengan "Legenda Pesut Mahakam".

Katanya sih dulu populasi pesut banyak. Saking banyaknya, pesut gampang ditemukan di muara-muara sungai di Kalimantan. Mulai terganggunya ekosistem pesut, menyebabkan mamalia ini termarjinalkan alias tersingkir, sehingga pesut dinyatakan sebagai hewan langka. Akhir populasi pesut menyurut, habitatnya pun juga menyusut. Di Sungai Mahakam, pesut masih bisa ditemukan. Sungai Mahakam, danau Jempang (15.000 Ha), danau Semayang (13.000 Ha) dan danau Melintang (11.000Ha) adalah tempat-tempat yang ada.

Legenda Pesut Mahakam

Secara morfologi, ikan pesut memiliki kepala bulat, dahi bundar dan kedua mata yang kecil - sepertinya hasil adaptasi terhadap habitatnya di air berlumpur. Namun, jangan salah, pesut juara untuk berenang di air paling keruh sekalipun. Warnanya abu-abu sampai wulung tua. Pada bagian bawahnya lebih pucat tanpa pola khas. Sirip punggungnya kecil dan membundar ke belakang sampai pertengahan punggung. Sirip dada lebar membundar.

Pesut hidup menggerombol dalam kawanan kecil. Di dunia ini, hanya ada tiga jenis pesut, yakni di Sungai Mekong (China), Sungai Irawady, dan terakhir Sungai Mahakam (tepatnya, Kalimantan Timur, Indonesia). Nah, penamaan pesut Mahakam sendiri memiliki dongengnya nih. Mau tahu ceritanya?

Misteri Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi

12:42:00 AM Add Comment
Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi | Ini neh barangnya yang paling dicari bangsa yahudi, barang bertuah, sakti mandraguna. Kalau keris2 dari jawa kalah lah saktinya, hehe. Ini namanya TABUT


Gambar di atas merupakan gambaran replika benda yang paling ditakuti pada masa Perjanjian Lama. Setidaknya begitulah gambarannya. keberadaanya dulu begitu kuat dan sangat berpengaruh terhadap bangsa Israel semenjak peristiwa exodus keluar dari Tanah Mesir. Namun, benda itu kini telah hilang ditelan masa, lenyap dari sejarah, dan tak ada yang tahu dimana letaknya sekarang.
gunung moria:
TABUT Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi - munsypedia
1000 tahun sebelumnya, King Salomo/Sulaiman a.s membangun bait aslinya di gunung ini untuk menyimpan benda misterius yang disebut the Ark of the Covenant / Tabut perjanjian.Gunung ini kini menjadi situs Dome of the Rock / Qubbah As-Sakhrah yang luar biasa.
Dome of Rock In The Holy Land:
gambar Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi - munsypedia
Apa yang terjadi pada benda terpenting di perjanjian lama ini sehingga bisa lenyap begitu saja? Kisah Tabut itu berawal lebih dari 3000 tahun yang lalu. Seseorang memimpin 2 juta orang ke Gurun Sinai. Orang itu adalah Moses/Musa a.s yang memimpin kaumnya keluar dari perbudakan di Mesir. Tiga bulan mengembara setelah mukjizat terbelahnya laut merah, Ia membawa orang Israel ke Gunung Sinai. Tuhan akan melimpahkan hadiah yang belum pernah ada bagi umat manusia. Dari ratusan hukum yang ada di dalam Perjanjian Lama semuanya seolah diturunkan dari suatu tempat. Tapi tidak dengan 10 hukum besar yang dibawa Musa turun dari Gunung Sinai ini. Ada sepuluh perintah Allah yang diturunkan kepada Musa di Gunung Sinai, dan perintah-perintah itu tertulis pada dua loh batu. Musa juga membuat tempat/wadah yang digunakan untuk menyimpan sepuluh perintah Allah yang disampaikan kepadanya di Gunung Sinai ,yaitu apa yang kita sebut sebagai Tabut Perjanjian.
gambar Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi - munsypedia
Tabut itu dibuat sangat spesifik, berwujud peti kayu dengan panjang 1,2 meter, lebar 61 cm, dan tinggi 61 cm. Terbuat dari kayu keras yang disebut akasia, bagian luar dan dalamnya disepuh dengan emas murni. Di sudut-sudut tabut harus ada 4 cincin emas, dimana kayu pengusung yang juga disepuh dengan emas dapat dimasukkan untuk membawa Tabut tersebut. Tutupnya yang juga disebut sebagai "tumpuan kaki tuhan" harus juga terbuat dari emas murni, dimana Patung Mailakat bersayap emas (kerubim) juga diletakkan di ujung-ujung atasnya dan saling berhadapan.
gambar Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi - munsypedia
Alasan Israel mencari benda ini: Tabut itu mendampingi Kaum Israel 40 tahun lama-nya selama mereka mengembara dan berperang. Bersama tabut itu, orang Israel mampu menaklukkan tanah yang dijanjikan. Benda ini mengandung kekuatan dan kepentingan yang tak terbayangkan. Menurut cerita dalam Alkitab Yahudi, tabut itu dibawa di depan pasukan dalam setiap pertempuran, tiap pertempuran selama penaklukkan orang Israel akan tanah Kanaan. Ia terus menerus dibawa dalam perang agar musuh dapat terkalahkan dan Tabut itu akan selalu berada di garis depan. Namun pada Route of the Exodus 300 tahun kemudian, Tabut itu meninggalkan orang Israel dan dampaknya sangat buruk bagi mereka. Saat pendeta tinggi mengabaikan kewajiban kurban mereka , Tabut itu tak melindungi mereka dalam perang melawan orang Filistin. 30 ribu orang tewas dan orang Filistin mengambil tabut itu. Namun, tujuh bulan kemudian orang Filistin mengembalikannya. Wabah borok dan tikus merebak akibat Tabut itu. Akhirnya, di bawah King David ( Daud a.s ), orang Israel bisa mengalahkan orang Filistin, lalu memenangkan pertahanan terakhir dari pihak lawan. Kemudian, Kota Yerusalem yang dijadikan ibukota. Tuhan menyuruh Daud mendirikan Bait Suci untuk menempatkan tabut tersebut, tapi puteranya Salomo/Sulaiman a.s yang mebangunnya. Karena kasus itu, Gunung Moria menjadi "titik tertinggi" di dalam kota tersebut. Visi Salomo untuk Bait itu tak seperti yang pernah dilihat orang. Gereja Zion of Mary di Axum Utopia adalah dipercayaai tempat dimana Tabut tersebut disembunyikan:
gambar Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi - munsypedia
Kini muncul lagi berita baru tentang letak tabut perjanjian ada di dalam masjid al aqsa, maka dari itu israel dengan sangat keras berupaya agar masjid al aqsa segera di ratakan. alasannya adalah klasik, yaitu bahwa dalam masjid al aqsa di sinyalir menyimpan senjata pemusnah masal dan sebagai tempat bersembunyi pimpinan utama al -qaeda
gambar Benda Yang Paling Dicari Bangsa Yahudi - munsypedia
  yang dimaksud dengan haikal sulaiman adalah istana sulaiman yang di kira bangsa yahudi sebagai masjid al aqsa sekarang. majidil aqsha.

5 Sosok Legenda Dunia Supranatural yang Menakutkan

12:39:00 AM Add Comment
Seperti layaknya di Negara Indonesia yang memiliki keragaman budaya dan keyakinan, menjadikan setiap daerah ataupun kawasan memiliki cerita mitos, legenda, dan tahyulnya masing-masing. Hal ini pun terjadi di negara-negara barat, mereka pun memiliki cerita mitos, legenda, dan tahyul yang hanya hidup dan diyakini hanya oleh masyarakat kawasan tertentu. Orang barat mengenalnya dengan sebutan urban legend atau legenda masyarakat setempat. Sosoknya mungkin bisa sama, namun penggambaran dan kelakar bisa saja berbeda. Seperti sosok legenda yang dirangkum berikut:


1. Spring Heeled Jack
Inggris Raya, sepertinya merupakan sebuah wilayah di benua Eropa yang memiliki banyak cerita baik itu berupa mitos maupun legenda rakyat, yang dituturkan secara temurun. Salah satu legenda yang popular di dataran Inggris Raya adalah Spring Heeled Jack, digambarkan sosoknya tubuhnya tinggi-gempal, matanya merah dan selalu menggunakan jubah hitam. Untuk kali pertamanya Spring Heeled Jack diberitakan pada tahun 1837, dan penampakan kemudian terjadi di sekitaran Inggris, dari London hingga Sheffield dan Liverpool, untuk selanjutnya Skotlandia. Spring Heeled Jack dikenal dengan kemampuan melompat dan menangkapnya yang luar biasa. Penampilan dan kemampuannya itulah yang menjadi momok menakutkan dalam sebuah legenda tutur dan mitos, masyarakat dataran Inggris Raya.
Bahkan laporan pers pun turut menyebarkan sosok urban legend ini di akhir abad ke 19, dan dikabarkan masih melakukan penampakan hingga abad ke 20, ketika dilaporkan terlihat di Praha dan Texas. Beberapa teori paranormal mengatakan bahwa sosok Spring Heeled Jack adalah sesosok iblis dan adapula yang menyatakan mahluk luar bumi. Namun seiring dengan perdebatan, sosoknya menjadi lebih menakutkan dan keji, seiring dengan mereka yang mengaguminya. Salah satunya adalah seorang bangsawan muda Irlandia, Henry Beresford, Bangsawan garis ketiga dari Waterford. Namun di dalam ketidakpastian, Spring Heeled Jack tetap hidup sebagai bayangan urban legend. 
2. Vampir di Pemakaman Highgate
Sosok urban legend ini ramai dikabarkan bergentayangan disekitaran London Highgate Cemetery di akhir era 70’an. Kawasan tersebut merupakan pemakaman yang sudah lama tidak dipakai dan diabaikan. Ditempat tersebut juga beberapa orang termasuk Sean Mancester dan David Farrant, melihat sosok bayangan asing.
Pada bulan Desember 1969, David Farrant mengatakan bahwa dirinya telah menyaksikan sesok bayangan mahluk berwarna abu-abu di pemakaman tersebut. Pernyataan David tersebut pun dibenarkan oleh penduduk sekitar Pemakaman London Highgate. Sosok bayangan tersebut semakin menguat eksistensinya ketika Sean Manchester mengatakan kepada Hampstead dan Highgate Express, bahwa sesosok vampire abadi bersemayam di pemakaman tersebut, sejak abad ke 18. Semenjak itulah sosok vampir tersebut menjadi urban legend seperti terlahir.
Sean bahkan mengatakan vampir tersebut diagung-agungkan oleh para pemuja setan, sehingga atas dasar itu tubuhnya harus ditusuk, dipenggal dan dibakar.  Sean dan David pun seperti saling membenarkan cerita versi masing-masing, hingga puncaknya yaitu pada 13 Maret tahun 1970, seorang pemburu vampir melihat sekumpulan orang berjalan memasuki kawasan pemakaman London Highgate, bahkan polisi pun berusaha menghadang mereka. Bahkan fenomena menjadi semakin aneh, David dalam websitenya selalu memiliki pemahaman  yang berlawanan mengenai vampir sebagai fenomena supranatural yang terjadi di Highgate. David ditangkap oleh polisi pada Agustus 1970 atas kepemilikan salib dan kayu pancang.
Sementara Sean bertindak lebih antisipatif dan tradisional, ia menaruh bawang putih dan air suci di dalam sebuah katakom yang ia klaim hasil penelusuran seorang gadis yang berjalan dalam tidurnya. Ia pun merencanakan untuk melakukan penusukan dengan kayu pancang terhadap salah satu jasad, namun dihalang-halangi oleh temannya.
Aktifitas aneh yang dilakukan oleh Sean dan David ini telah menjadikan sosok vampir itu hidup dalam sebuah budaya tutur, dan menjadi legenda masyarakat setempat. 
3.Bloody Mar
Walaupun identitas Bloody Mary yang sebenarnya masih belum terungkap, namun sosok ini telah dihubungkan secara individu, baik dari seorang ibu yang bunuh diri setelah membunuh anaknya, hingga ke nama Mary Worth yang merupakan korban dari eksekusi Salem—pengadilan yang memburu para penyihir untuk dibunuh. Bahkan Bloody Mary pun diduga sebagai sosok Ratu Mary yang terkenal selalu menderita keguguran pada kandungannya dan melakukan sejumlah pembunuhan 
4.St. Mark’s Eve
Sosoknya diabadikan di dalam sebuah syair John Keats, St. Mark’s Eve, pada 24 April, beberapa hari sebelum perayaan hari St. Mark Sang Pengabar. Namun sosoknya hidup dalam sebuah budaya tutur masyarakat Inggris dari abad ke 17 hingga abad ke 18. Sesosok bayangan manusia yang selalu terlihat duduk  selama jam 11 malam hingga jam satu dini hari di sebuah beranda gereja di sebuah desa, jika terjadi demikian maka dipastikan seseorang akan meninggal, atau akan ada orang yang meninggal.
Namun cerita urban ini lebih terasa astmosfernya di pedesaan bagian utara dan barat di Inggris, dikatakan bahwa hantu seseorang yang akan meninggal terlebih dahulu akan memasuki gereja. Di dalam gereja hantu tersebut ia akan mempersiapkan kematiannya yang akan datang. Versi cerita lainnya bahkan lebih seram lagi, sosok tersebut digambarkan tidak memiliki kepala, tubuhnya busuk, seperti zombie. Di Yorkshire Utara, tempat cerita urban tersebut diyakini, jika mahluk tersebut tertidur ketika mengawasi korbannya, maka ia akan mati pula dalam jangka waktu yang tidak lama. 
5.Doppelgängers
Doppelgänger sering dianggap sebagai hantu yang suka menyerupai sehingga akan selalu menjadi kembaran manusia hidup yang disukainya. Kehadirannya selalu dianggap pertanda buruk dan kesialan, entah itu kematian ataupun kejadian buruk. Selalu terlihat menyerupai dan persis ini, mengingatkan doppelgänger sebagai sebuah sosok yang hidup dalam mitos mulai masyarakat Mesir kuno hingga bangsa Utara (Viking), namun kemunculan sosoknya yang mengikuti modernisasi zaman, menjadikan  Doppelgänger sebagai sosok yang hidup dalam cerita urban, dan menjadikan acara berkemah semakin menarik. Kehadiran Doppelgänger pun dilihat sebagai sosok teman dekat, anggota keluarga, yang merasa iri terhadap sosok yang dijiplaknya, kehadirannya pun merupakan peringatan bagi mereka yang mempercayainya. (*)

Mistis di Gedung Pancasila, penampakan tuyul hingga Nyai Dasima

3:21:00 PM Add Comment


Mistis di Gedung Pancasila, penampakan tuyul hingga Nyai Dasima Gedung Pancasila. ©2013 Merdeka.com/Ahmad Ragridio

94


Bangunan tua dan bersejarah di Indonesia biasanya tak luput dari cerita-cerita mistis di sekitarnya. Hal semacam ini juga terjadi di Gedung Pancasila. Gedung yang berlokasi di Jalan Pejambon No 6, Jakarta Pusat ini dulunya adalah cikal bakal lahirnya rumusan Pancasila.

Pada masa kejayaannya, dahulu bangunan putih besar ini ditempati oleh pemerintahan Hindia-Belanda. Sampai pada zaman modern ini, di gedung tersebut masih menyisakan cerita-cerita aneh yang erat hubungannya dengan mistis.

Cerita yang kerap beredar adalah sering kali munculnya sosok wanita dengan balutan busana Jawa yang konon katanya bernama Nyai Dasima. Menurut para staf karyawan dan beberapa penjaga gedung, sosok wanita tersebut sangat terkenal di lingkungan Gedung Pancasila.

"Ya sebagian ada yang pernah dilihatin, penampakan Nyai Dasima," kata penjaga keamanan Gedung Pancasila, Ramli, saat ditemui merdeka.com, Sabtu (1/6).

Ramli mengaku tidak pernah tahu sosok Nyai Dasima itu seperti apa dulunya. Ia juga tak mengerti siapa sebenarnya Nyai Dasima tersebut.

"Nggak tahu mas itu siapa, yang jelas itu pas dulu zaman Belanda kali ya," ujar Ramli.

Menurut sumber dan literatur yang beredar, Nyai Dasima dulunya adalah gadis cantik yang menjadi istri simpanan Tuan Edward William, salah satu orang kepercayaan Letnan Gubernur Sir Thomas Rafles pada saat zaman pemerintahan Hindia-Belanda.

Namun di akhir hayatnya, gadis cantik ini dibunuh di daerah Kwitang, yang saat ini kira-kira berada di sekitar Markas Marinir, sebelah Toko Gunung Agung, Jakarta Pusat. Hingga saat ini masih dipercaya sosoknya bergentayangan sampai ke Gedung Pancasila.

"Karyawan yang dulu jaga malam di sini sering lihat penampakan cewek pakai kebaya jawa-jawa kuno gitu. Kelihatan lagi di depan kaca sana itu persis di depan lukisan Pak Soekarno. Orang-orang di sini pada percaya itu penampakan Nyai Dasima," jelasnya.

Lain halnya dengan Daryono, seorang penjaga keamanan Gedung Pancasila ini juga pernah tak sengaja mengabadikan sosok tuyul di kamera ponsel miliknya. Dia mengaku saat itu ketakutan, namun hingga kini cetak foto nya masih dia simpan rapi di rumahnya.

"Fotonya masih ada. Saya lagi nyoba dari lorong mau motret ke arah lambang garuda besar itu pakai ponsel, aula besar yang ada di sana. Setelah saya foto ternyata gelap terus saya lihat lagi fotonya ada penampakan anak kecil gundul nggak pake baju duduk di bawah situ. Agak samar tapi jelas banget bentuknya," papar Daryono.

Menurut Ramli dan Daryono, suasana di dalam Gedung Pancasila tersebut sudah terasa aneh sejak dahulu mereka bekerja di sana. Terlebih di ruang kerja dan ruang tamu yang sering disinggahi Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Marty Natalegawa. Suasananya mencekam dan aneh.

"Paling serem ya ruangannya bapak (Marty Natalegawa). Tiap masuk ke sana rasanya aneh, kayak nggak sendiri, kayak ada yang ngawasin. Biasanya saya cuma bersih-bersih sama cek pintu jendela udah terkunci apa belum, kalau udah ya saya pasti cepet-cepet keluar," imbuh Ramli.

Namun demikian, menurut Daryono para tamu yang datang ke Gedung Pancasila tidak akan diganggu jika sudah mengucapkan salam permisi. Selama ini menurutnya yang selalu 'diganggu' adalah orang-orang yang mungkin tidak memberi salam permisi saat masuk.

"Ini kan ya dulunya gedung peninggalan Belanda, pastinya ya masih ada yang ketinggal di sini penunggunya. Nggak apa-apa kalau udah permisi, Assalamualaikum lah, nggak akan diganggu paling juga kerasa sendiri," kata Daryono sambil tertawa di akhir wawancara.

Cerita penjaga gaib di rumah dan mobil orang Bali

3:15:00 PM Add Comment


Cerita penjaga gaib di rumah dan mobil orang BaliNama Bali tentu tak asing di telinga kita. Pulau yang berada di wilayah Indonesia tengah itu terkenal dengan pariwisatanya yang telah mendunia.

Tiap harinya, wisatawan dari berbagai belahan dunia datang ke tempat itu. Pulau Dewata itu pun tumbuh menjadi daerah pariwisata dengan segala kegemerlapan dan keglamorannya.

Namun, di balik semua itu, Bali juga menyimpan hal mistis. Contohnya adalah kepercayaan orang Bali untuk memberi sesajen di pura kecil yang ada di depan rumah setiap orang Bali.

Hal itu dilakukan warga Bali bukan tanpa alasan. Mereka percaya pura kecil yang ada di depan rumah ada penunggu gaibnya. Karenanya tiap pagi atau sore hari mereka selalu bersembahyang di pura itu dengan membawa sesajen.

"Kita percaya itu ada penunggunya. Kalau nggak dikasih (sesajen) kita percaya ada dampaknya. Misal kena musibah, keluarga ribut terus, pokoknya ada saja sialnya. Pokoknya tiap orang Bali pasti ada pura kecil di depan rumahnya," kata Kade (25), warga Bali yang sehari-hari berprofesi sebagai pemandu wisata para turis kepada merdeka.com di Bali, Sabtu (15/6).

Tak hanya di depan rumah, di setiap mobil warga Bali juga terdapat semacam altar yang diberikan sesaji. Tujuannya sama, agar diberi keselamatan dan kebaikan.

"Kan sebelum kita berangkat kerja kita sembahyang di rumah dan mobil. Kalau punya saya yang di mobil itu saya namakan Caknang. Kita minta keselamatan dan rezeki. Enam bulannya kita kasih sajen, buah atau apa," kata pria yang tinggal di Pantai Sanur itu.

Menurutnya, tiap enam sekali warga bali melakukan upacara di pura kecil di depan rumah dan altar yang ada di mobil. Air yang digunakan untuk upacara pun tak boleh sembarangan. Sebab, harus berasal dari pura besar.

"Tiap enam bulan harus dikasih sesajen, kalau nggak kan ada penunggunya bisa ngamuk," katanya.

Makam raja-raja Imogiri

2:55:00 PM Add Comment
Imogiri, makam raja paling keramatKompleks Makam Imogiri dibangun sekitar tahun 1632 oleh Sultan Agung, raja terbesar Mataram yang beragama Islam. Walau begitu, bangunan makam ini memiliki corak peninggalan Hindu yang kental.

Imogiri dilingkupi legenda, mistis dan budaya Jawa yang kental. Konon menurut cerita, pembangunan makam ini atas petunjuk tokok penyebar agama di Jawa, Sunan Kalijogo.

Keinginan pembangunan makam ini muncul saat Sultan Agung menunaikan ibadah haji di Makkah dan melihat makam nabi. Dia juga terinspirasi usai melakukan ibadah jumroh melempar batu untuk mengusir setan atau iblis di Padang Arafah.

Sultan pun pulang dan mencari lokasi makam dengan cara melempar batu. Batu itu jatuh mengarah ke sebuah kawasan pegunungan Seribu di wilayah Bantul. Akhirnya dibangunlah makam Imogiri di Bantul.

Dari gaya dan tipe bangunannya, pada bagian pintu gerbang makam dibuat dari susunan batu bata merah tanpa semen yang berbentuk candi Bentar. Menunjukan adanya pengaruh agama Hindu.

Selasar bangunan serta bagian bangunan di sekitar batu nisan makam, menunjukkan ajaran Islam. Selain itu budaya Jawa juga tercermin.

Ada tempat sesaji yang khusus berada di bagian kanan kiri batu nisan makam raja-raja. Hal itu diperuntukkan bagi tempat ziarah anak-cucu sang raja. Sebagai bentuk bhakti orang Jawa terhadap leluhurnya.

Perlakuan dan pemeliharaan makam Imogiri pun tergolong sangat istimewa dan sangat khusus. Perawatan dilakukan oleh para abdi dalem keraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan oleh keturunan Sri Sultan Hamengkubuono dan Raja Pakubuono.

Termasuk memasuki makam raja-raja Mataram jelas tidak sama dengan memasuki pemakaman umum. Untuk masuk ke makam Sultan Agung, maka selain harus mengenakan pakaian adat Jawa, pengunjung juga harus melepas alas kaki. Mereka juga harus melalui tiga pintu gerbang.

Bahkan yang bisa langsung berziarah ke nisan para raja itu pun terbatas pada keluarga dekat raja atau masyarakat lain yang mendapat izin khusus dari pihak Kraton Yogyakarta dan Kraton Surakarta.

Oleh karena itu, peziarah awam yang tidak siap mengenakan pakaian adat Jawa, terpaksa hanya bisa melihat pintu gerbang pertama yang dibuat dari kayu jati berukir dan bertuliskan huruf Jawa berusia ratusan tahun, dengan grendel dan gembok pintu kuno.

Hanya para juru kunci pemakaman itu yang bisa membuka gerbang tersebut. Masyarakat awam bisa melihat 'isi di balik pintu gerbang pertama, ketika keluarga raja datang. Saat itu, pintu gerbang dibuka lebar, dan masyarakat bisa melongok sebentar sebelum gerbang itu ditutup. Hanya sesaat. Hal itu pula yang menyebabkan misteri makam raja Mataram tetap terpelihara.

Raja-raja jaman dahulu sebagian besar bersifat sentralistik, dalam segala aspek kehidupan mengacu kepada kekuasaan tunggal yaitu Sang Maharaja. Tempat pemakamannya pun sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dengan megah.

Makam ini terletak di atas perbukitan yang juga masih satu gugusan dengan Pegunungan Seribu. Pengunjung akan disambut oleh para Pemandu Wisata yang sudah siap mengantar.

Setelah pintu masuk, di sebelah kiri ada bangunan masjid yang cukup megah. Masjid Ngarso Dalem ini biasa digunakan untuk mensalatkan jenazah para raja sebelum dibawa ke atas bukit untuk dimakamkan.

Setelah melewati 454 tangga, baru masuk pintu ke II, Di pintu II ini ada 3 bangsal;

Pertama, Bangsal Sapit Urang adalah bangsal yang dipergunakan oleh para abdi dalem keraton Jogja. Yang kedua adalah Bangsal Hamengkubuwono untuk para Raja Yogyakarta; dan yang ketiga adalah Bangsal Pakubuwono untuk para Raja dari Keraton Solo.

Seperti kita ketahui pada masa Amangkurat V (1677) Mataram mengalami perpecahan dan akhirnya dibuatlah Perjanjian Giyanti yang membelah Mataram jadi II, yaitu Kasunanan Pakubuwono (Solo) dan Kasunanan Hamengkubuwono (Yogyakarta).

Di pintu masuk, tempat pemakaman masih dibagi lagi menjadi tiga bagian. Makam utama; yaitu makam Sri Paduka Sultan Prabu Hanyokrokusumo, Amangkurat II, Amangkurat III beserta masing-masing satu permaisurinya.

Sayap kiri terdiri dari; Pakubuwono I, Amangkurat Jawi dan Pakubuwono III. Sayap kanan terdiri dari: Ratu-ratu solo, Pakubuwono III beserta selir dan permaisurinya.

Saat mengunjungi makam, pengunjung akan mendapat petunjuk dari juru kunci untuk mengikuti aturan. Banyaknya pengunjung mengakibatkan pengelola makam untuk melakukan pengawasan ekstra ketat.

Air Terjun Grojokan Sewu

1:15:00 AM 1 Comment
Lain air terjun Banyumas, lain pula Air Terjun Grojokan Sewu, Tawamangu, kenapa? Ya walaupun keduanya sama-sama merupakan air terjun, namun  keduanya mempunyai perbedaannya. Perbedaanya itu bukanlah letak, ketinggian, atau yang lainnya yang tentu saja berbeda, melainkan mitosnya.
Kalau air terjun Banyumas bermitoskan akan cepat mendapat jodoh jikalau kita ke sana, air terjun Grojokan Sewu ini justru kebalikannya karena apabila kita kesana bersama pacar, nah pacar kita itu akan pergi untuk selamanya alias putus hubungan di tengah jalan.
Jadi  begini tidak jauh dari lokasi air terjun itu ada sebuah jembatan yang menghubungkan sisi kanan dan sisi kiri dari komplek lokasi wisata air terjun Gerojogan Sewu.  Jembatan itu memisahkan aliran sungai kecil dari air terjun tersebut. Dan Jika pengunjung ingin ke sebrang, maka harus melewati jembatan kecil ini.
Nah, mitos dari Gerojokan Sewu itu adalah “apabila sepasang kekasih datang ketempat ini untuk berpacaran lalu menyebrang melalui jembatan tersebut,  maka hubungannya tidak akan lama atau mungkin akan putus dan tidak akan sampai di pelaminan”. 

Sebenarnya ini hanyalah mitos, tapi terserah Anda mau mempercayainya atau tidak.  Mitos ini sebenarnya sudah sangat terkenal di tanah jawa, bagi yang percaya mungkin akan menghindar untuk menjadikan air terjun tawangmangu yang berada di Karang Anyar, Solo,  Jawa Tengah ini sebagai tempat berpacaran. Namun bagi yang tidak percaya akan mitos ini banyak pula pasangan kekasih yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi menjalin kasih bagi mereka. 
foto: www.fotopedia.com
Yup, itulah Grojokan Sewu di Tawangmangu yang merupakan sebuah kota kecil terletak di bawah lereng Gunung Lawu. Eksotisnya air terjun ternyata mempunyai mitos yang sedikit “mengerikan” bagi kita yangmempunyai pasangan. Namun terlepas dari itu, Tawamanggu ini merupakan andalan dari kabupaten Karanganyar Jawa Tengah sebagai salah satu tempat tujuan wisata yang paling  banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara

Tawangmangu, dengan Grojokan Sewunya dikenal sebagai obyek wisata pegunungan di lereng barat Gunung Lawu yang dapat ditempuh dengan kendaraan darat selama sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). Tempat ini sudah dikenal sebagai tempat wisata dari sejak masa kolonial Belanda.
foto: www.kaskus.com
Soal asal muasal nama air terjun itu sendiri diambil dari  bahasa jawa kata “Gerojokan” artinya adalah air terjun atau water fall jika dalam bahasa inggris. Sedangkan kata “Sewu” berarti seribu.  Namun secara harafiahnya, Gerojokan Sewu disini bukan berarti Air terjun ini jumlahnya ada seribu buah. 
Dengan ketinggian dari air terjun ini  yang diperkirakan ketinggiannya sekitar 80 m yang merupakan air terjun tertinggi di Jawa Tengah. Sedang untuk mencapainya kita harus menuruni sekitar 1000 an anak tangga. Di tempat tetirah ini tersedia berbagai sarana pendukung wisata seperti kolam renang dan berbagai bentuk penginapan.  (berbagai sumber)

Situ Patenggang

10:02:00 PM Add Comment
 Situ Patenggang atau Danau patenggang memiliki air danau yang begitu tenang, dan udara yang begitu segar. Kenyamanan akan dengan mudah diperoleh saat berkunjung ketempat wisata ini. Selain itu daya tarik lainnya berupa cerita mengenai Situ Patenggang yang merupakan suatu legenda romantis di zaman dahulu kala. Danau Patenggang atau lebih dikenal dengan nama Situ Patenggang oleh masyarakat setempat, menempati areal seluas 150 Ha. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan cagar alam atau taman nasional, namun pada tahun 1981 telah resmi berubah menjadi sebuah taman wisata.

     Saat memasuki gerbang Situ Patenggang, kita akan disuguhi dan disambut dengan perkebunan teh yang hijau. Begitu indah dipandang mata dan sangat sejuk saat kita menghirup udara disekelilingnya. Selain itu kita akan disajikan dengan hamparan air yang sangat banyak dengan keindahan alam yang menawan. Kesegaran dan kesejukan menambah kenyamanan kita di area wisata Situ Patenggang.

     Untuk menikmati objek wisata ini terdapat fasilitas perahu yang bisa disewa untuk mengelilingi sebuah pulau kecil yang berada dibagian tengah danau yang bernama Pulau Sasuka. Pulau ini tampak rindang dengan banyaknya pohon-pohon tinggi yang tumbuh didalamnya. Sementara diseberang danau terdapat lokasi yang cukup menarik yang diberi nama Batu Cinta.

     Pulau Asmara dan Batu Cinta merupakan lokasi yang menjadi tujuan para wisatawan. Konon menurut ceritanya, siapapun yang singgah ke Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara maka akan mendapatkan cinta yang abadi. Hal inilah yang mungkin menjadikan Batu Cinta dan Pulau Asmara menjadi tempat yang membuat wisatawan menjadi penasaran.

     Kawasan ini memiliki sebuah legenda sehingga muncul nama Situ Patenggang. Mitos tentang Situ ini muncul ke permukaan disebabkan karena seorang pangeran dan seorang putri yang saling jatuh cinta. Namun perjalanan cinta mereka tidak semulus dan seindah yang dibayangkan oleh keudanya karena dipisahkan oleh keadaan. Sehingga air mata mereka membentuk sebuah situ atau danau. Selanjutnya danau itu dinamai dengan situ patenggang yang diambil dari kata pateangan-teangan yang berasal dari bahasa sunda yang artinya saling mencari-cari.

     Pada akhirnya mereka dapat berkumpul kembali pada sebuah batu di situ tersebut yang diberi nama batu cinta. Konon siapapun yang pernah berkunjung dengan pasangannya, maka cinta mereka akan abadi.

Asal Usul Danau Toba

9:54:00 PM Add Comment
asal usul danau toba Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja. Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan, petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik sekali.
Setelah beberapa saat memandangi ikan hasil tangkapannya, petani itu sangat terkejut. Ternyata ikan yang ditangkapnya itu bisa berbicara. “Tolong aku jangan dimakan Pak!! Biarkan aku hidup”, teriak ikan itu. Tanpa banyak Tanya, ikan tangkapannya itu langsung dikembalikan ke dalam air lagi. Setelah mengembalikan ikan ke dalam air, petani itu bertambah terkejut, karena tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang wanita yang sangat cantik.
“Jangan takut Pak, aku tidak akan menyakiti kamu”, kata si ikan. “Siapakah kamu ini? Bukankah kamu seekor ikan?, Tanya petani itu. “Aku adalah seorang putri yang dikutuk, karena melanggar aturan kerajaan”, jawab wanita itu. “Terimakasih engkau sudah membebaskan aku dari kutukan itu, dan sebagai imbalannya aku bersedia kau jadikan istri”, kata wanita itu. Petani itupun setuju. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.
Setelah beberapa lama mereka menikah, akhirnya kebahagiaan Petani dan istrinya bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Anak mereka tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan kuat, tetapi ada kebiasaan yang membuat heran semua orang. Anak tersebut selalu merasa lapar, dan tidak pernah merasa kenyang. Semua jatah makanan dilahapnya tanpa sisa.
Hingga suatu hari anak petani tersebut mendapat tugas dari ibunya untuk mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi tugasnya tidak dipenuhinya. Semua makanan yang seharusnya untuk ayahnya dilahap habis, dan setelah itu dia tertidur di sebuah gubug. Pak tani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Karena tidak tahan menahan lapar, maka ia langsung pulang ke rumah. Di tengah perjalanan pulang, pak tani melihat anaknya sedang tidur di gubug. Petani tersebut langsung membangunkannya. “Hey, bangun!, teriak petani itu.
Setelah anaknya terbangun, petani itu langsung menanyakan makanannya. “Mana makanan buat ayah?”, Tanya petani. “Sudah habis kumakan”, jawab si anak. Dengan nada tinggi petani itu langsung memarahi anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri! Dasar anak ikan!,” umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan dari istrinya.
Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba.

Buaya putih dari maluku

9:12:00 PM Add Comment
Danau Tolire

Maluku memang masih sangat terasa kental keindahan alamnya, salah satunya yang dikenal adalah danau Tolire. Danau wisata yang terletak sekitar 10 km dari pusat kota Ternate ini selain mengandung keindahan juga menyimpan misteri.







Danau Tolire berada di bawah kaki Gunung Gamalama, gunung api tertingi di Maluku Utara. Di sisi kanan hamparan tanaman jati emas dan pepohonan Jambulang (buah khas Ternate, Disisi barat, atau di belakang saat menghadap danau, deretan pohon kelapa dan luasnya laut dan sunset sore hari merupakan pemandangan spesial khas Tolire.

Danau Tolire terdiri dari dua buah danau, yaitu Danau Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil. Jarak antara keduanya hanya sekitar 200 meter. Uniknya danau Tolire besar sekilas terlihat seperti kuali besar karena dikelilingi tebing2 tinggi dari gunung Gamalama. Danau air tawar ini juga dihuni oleh banyak ikan2 air tawar.

Berdasarkan sejarah geologi, terbentuknya Danau Tolire adalah akibat dari letusan freatik yang pernah terjadi daerah ini.

Legenda

Dahulu kala dilokasi tersebut merupakan sebuah desa/perkampungan. Warga desa tersebut hidup sejahtera dan mempunyai tali persaudaraan yang kuat, sehingga tidaklah aneh jika semua warga didesa tersebut saling mengenal pribadi satu sama lain. Sampai suatu ketika terjadi kejadian yang diluar dugaan.

Seorang bapak menghamili anaknya sendiri. Kejadian tersebut akhirnya diketahui masyarakat sekitar dan membuat seluruh warga marah. Mereka mengutuk sang ayah dan anak tersebut dan mengusir mereka dari desa. Karena terpaksa dan merasa malu maka ayah dan anak tersebut pergi meninggalkan desa. Ketika mereka melangkahkan kaki pergi dari desa suatu kejadian aneh terjadi.

Konon katanya seketika tempat mereka (ayah dan anak itu) berpijak terbelah akibat gempa dahsyat secara tiba-tiba. Sang penguasa murka dan menghukum ayah, anak, beserta desa tersebut menjadi dua buah danau. Satu danau besar yang kemudian disebut tolire besar (lamo) yang menggambarkan sang ayah. Satu lagi danau yang lebih kecil yang disebut tolire kecil (ici) yang mencerminkan sang anak.

Sampai sekarang kedua danau tersebut masih ada sampai sekarang. Menurut masyarakat kedalaman danau Tolire tidak terukur


Konon katanya para warga desa tersebut sekarang berubah menjadi buaya putih yang melindungi danau sampai sekarang. Penduduk setempat meyakini danau tersebut dihuni oleh ratusan buaya putih berukuran sekitar 10 meter yang kerap kali menampakkan dirinya. Itu sebabnya mengapa pengunjung dilarang berendam, berenang, bahkan memancing di danau Tolire, karena mereka percaya barang siapa yang mengganggu danau akan menjadi mangsa buaya putih.



Buaya putih hanya bisa dilihat oleh orang2 tertentu yang memiliki hati yang bersih, jadi tidak semua orang bisa melihatnya. Tapi memang ada beberapa wisatawan yang bisa melihat Buaya Putih tersebut.

Pernah suatu ketika seorang perantau dari luar negeri tidak percaya akan adanya legenda tersebut. Dia memaksa untuk berenang di danau tersebut untuk membuktikan kebenaran legenda itu walaupun sudah dilarang warga. Diapun akhirnya berenang di danau dan hilang begitu saja. Warga percaya kalau perantau itu telah dimangsa oleh buaya putih.

Danau ini juga menyimpan keanehan lainnya. Katanya jika kita melempar benda ke danau tersebut sekeras apapun benda tersebut tidak akan pernah menyentuh permukaan danau. Kebanyakan wisatawan yang datang ke danau ini tidak hanya menikmati pemandangan tetapi juga ingin mencoba kebenaran legenda setempat.

Akibatnya disekeliling danau dijual batu kerikil khusus untuk dilempar kedalam danau. Benar saja, tidak ada satu orang pun yang berhasil menyentuh permukaan danau. Batu yang dilempar seperti ditahan oleh kekuatan gravitasi tertentu. Menurut penduduk setempat kekuatan Buaya Putihlah yang menahan batu2 tersebut agar tidak mengenai permukaan danau.

Apakah yang menyebabkan batu2 itu bisa tertahan? apakah mungkin ada kekuatan gaib yang menahannya???

Menurut pendapat saya mungkin didasar kedalaman danau tersebut terdapat suatu gas atau zat tertentu yang dapat mengurangi kekuatan gravitasi sehingga terasa seperti melayang (apalagi batu kerikil). Kalau mengenai Buaya Putih selama saya belum pernah melihat sendiri jadi saya tidak percaya, tapi memang Indonesia kaya akan hal2 gaib seperti ini, ada yang nyata ada juga yang tidak, jadi mungkin keberadaan buaya putih itu memang ada.

Yang harus diperhatikan adalah semua legenda pasti berasal dari kisah/kejadian nyata yang mungkin salah diinterpretasikan.

Namun itu hanya pendapat saya, mungkin benar mungkin juga tidak. Satu hal yang pasti, karena kemisteriusannya itu danau Tolire sampai sekarang belum pernah diteliti secara serius. Kedalaman danaunya saja belum diketahui, apalagi yang terkandung didalamnya.

Candi borobudur

9:09:00 PM Add Comment
Candi Borobudur memiliki beberapa mitos yang beredar di masyarakat sekitar candi. Mitos yang paling terkenal adalah Kunto Bimo, yaitu arca dalam stupa yang konon dapat mengabulkan permintaan. Stupa yang dimaksud adalah stupa sebelah kanan pada teras lingkaran yang pertama. Menurut cerita bila kita berhasil menyentuh bagian tertentu dari arca tersebut sambil mendoakan permohonan, maka keinginan kita akan terkabul. Bagian yang disentuh adalah posisi tangan atau mudra untuk pria, dan telapak kaki untuk wanita.
Ada juga mitos mengenai Singa Urung, yaitu sebutan masyarakat sekitar untuk sepasang arca singa pada sebelah kanan dan kiri tangga naik candi. Menurut cerita, sepasang kekasih yang lewat di antara kedua arca tersebut hubungannya tidak akan sampai pada jenjang pernikahan. Urung dalam bahasa Jawa dapat diartikan gagal.
Pada sebelah selatan Candi Borobudur terdapat perbukitan Menoreh. Bila diamati dari puncak candi, deretan perbukitan tersebut akan tampak seperti sesosok manusia sedang tertidur dengan kepala berada pada bagian barat. Menurut mitos, perbukitan tersebut merupakan jelmaan Gunadharma, yang disebut sebagai arsitek Candi Borobudur. Dikatakan bahwa dia beristirahat setelah melakuan pengerjaan candi yang memakan waktu hingga seratus tahun. Ada juga cerita yang mengatakan bahwa dulunya daerah sekitar Candi Borobudur merupakan danau. Cerita tersebut diperkuat dengan nama-nama desa di sekitar candi yang berkaitan dengan unsur air, seperti Sabrangrawa, Bumi Segara, Tuk Sanga, Ngaran, dll.

Candi prambanan

9:06:00 PM Add Comment

Dahulu kala berdirilah kerajaan di Pengging.Sang Raja mempunyai seorang putera yang bernama Bandung Bondowoso.saat dewasa ia menjadi seorang pemuda yang gagah juga sakti.
Di Prambanan juga berdiri sebuah kerajaan.Rajanya bernama Ratu Boko.Ratu Boko memiliki seorang puteri yang sangat cantik bernama Roro Jongrang.
Kerajaan Pengging dan Prambanan bermusuhan,terjadi peperangan yang hebat waktu itu.
Awalnya kerajaan Pengging kalah.Bandung Bondowoso maju ke medan perang.Pengging dapat mengalahkan Prambanan.Bandung Bondowoso berhasil membunuh Prabu Boko.Saat masuk istana Prambanan,Bandung Bondowoso melihat Roro Jongrang,seketika itu ia langsung jatuh cinta dan hendak memparistrinya
namun Roro jongrang menolak karena ia tidak mau di persunting oleh pembunuh ayahnya.Bandung Bondowoso lantas memaksa Roro Jongrang agar mau dinikahi olehnya,Akhirnya Roro Jongrang mau di peristri dengan syarat Bandung Bondowoso harus membuat seribu candi dan dua sumur yang sangat dalam dengan waktu satu malam.Bandung Bondowoso menyanggupinya.Kemudian Bandung Bondowoso meminta bantuan kepada makhluk-makhluk halus untuk membangun seribu candi,mereka segera bekerja keras setelah matahari terbenam,dengan cepat berdirilah candi-candi yang megah.
Pada tengah malam,tinggal satu candi yang belum berdiri.Roro Jongrang terkejut melihat hal itu.Ia mencari akal untuk menggagalkan usaha bandung Bondowoso.Roro Jongrang Membangunkan Gadis-gadis desa.mereka di suruh menumbuk padi sambil memukul-mukul lesung,maka ayam jantanpun berkokok bersahutan.mendengar ayam jantan berkokok,makhluk-makhluk halus segera menghentikan pekerjaannya.mereka menyangka sebentar lagi matahari akan terbit,maka gagalah Bandung Bondowoso untuk mendirikan seribu candi.
Bandung Bondowoso sangat marah karena di tipu oleh Roro Jongrang.di kutuklah Roro Jongrang Menjadi Arca batu.Jadilah Roro jongrang arca besar di candi Prambanan.Maka candi Prambanan sering juga di sebut dengan Candi Roro Jongrang…….

Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu

9:04:00 PM Add Comment
Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya.

Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.
Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring se lalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.

Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya.

Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada. Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya. Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar.

Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut. Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah: Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.
Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi.

Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu(perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul. Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini.

Nenek gayung

2:36:00 PM Add Comment
Entah kenapa tiba-tiba saja nama “Nenek Gayung” tengah heboh, terutama di Wilayah kota Jakarta belakangan ini, dan sangat berkaitan dengan mitos mistis, atau cerita horror alias cerita hantu. Jaman semodern ini Kekuatan Mitos dan hal yang berbau tahayul masih begitu kuat terasa, bahkan di Ibukota kita, Jakarta. Yap, hal seperti ini Hanya Ada Di Indonesia.
Beredar di sekitar akhir Desember 2011, dan nampaknya belakangan ini mulai santer di beritakan di berbagai situs (termasuk di Situs Berita Unik Terbaru ini ^_^ ). Sosok yang digambarkan berupa seorang nenek-nenek tua (emang ada nenek yang masih muda, cantik dan seksi??), berpakaian serba hitam dan selalu membawa gayung dan segulung tikar. Yang membuat sosok ini begitu menjadi hal yang membuat bulu kuduk anak-anak dan ABG berdiri adalah cerita dibalik Nenek Gayung ini. Simak yuk?
Nenek gayung betulkah ada? Menurut cerita dan isu yang beredar tentang nenek gayung ini, disebutkan bahwa si nenek berkeliaran di sekitar wilayah Jakarta Timur. Biasanya si nenek bergayung ini akan mengajak ngobrol korbannya. Jika korban menanggapi dan melayani ajakan obrolan dari sang nini-nini tersebut, maka biasanya tak lama kemudian akan mati… Wew.. serem juga ya.
Isu lain menyebutkan bahwa jika korban bercakap-cakap dengan si nenek, maka malamnya si nenek akan datang, menggelar tikar dan memandikan korban dengan gayungnya, dan biasanya, esoknya si korban akan meninggal… wiwwwwwww.
Hal lain yang berhubungan dengan si nenek adalah asal usul dari nenek gayung ini. disebutkan bahwa si nenek adalah salah satu korban yang dipakai untuk tumbal dalam pembuatan Busway di wilayah Jakarta.
Hosting Unlimited Indonesia